Jangan nangis terus ya, wa…
Gue ga bisa nahan air mata dari kemarin. Setiap gue inget masalahnya, mulai nangis sesenggukan sambil ngunci pintu dan berusaha nangis sesunyi mungkin, biar ga menarik perhatian. Berada di luar membantu gue untuk lupa, tapi setiap pulang ke rumah.. gue merasa sendirian.
Aku memang butuh nasihat, tapi yang lebih penting adalah i need someone who can warm my heart in this time. I need a hug and affection, tenderly, to make sure that I’m not alone. Aku butuh seseorang yang membiarkanku menangis karena mengerti bahwa aku tak mampu berkata-kata untuk menjelaskan apa yang mengganjal di dalam hati. Seseorang yang kemudian membiarkanku tenang dan menghapus air mata, dan terus ada sampai aku mampu menjelaskan.
Crying doesn’t make you a childish, we all have done it since we were born, it means that you’re alive.
Dan apabila aku masih menangis setelahnya… jangan tinggalkan aku. I’m fragile right now. Lead me to the happiness tenderly, and you know how if you love me.
I’m sorry for being pathetic.. but this is me right now.
February 7, 2010 at 9:04 pm
kenapa, hawa?